Jumat, 12 Agustus 2011

Pasang Knalpot Honda Tiger di Suzuki Thunder Biar Kekar

MotoBike - Untuk mendongkrak tampilan motor batangan alias sport, tak hanya dilakukan dengan mengubah bentuk aslinya. Tapi, bisa mengaplikasikan knalpot bawaan motor lain. Selain itu,tampilannya bisa lebih apik, bisa juga berpengaruh pada performa.

Cermati apa yang dilakukan oleh komunitas Suzuki Thunder Community (TC) 125 yang rata-rata menggunakan ban tapak lebar dan bok besar. Selain mengup-grade besutan di sektor mesin, knalpot Honda Tiger Revo juga lagi booming dan menjadi trend di komunitas tersebut.

“Karena bentuk knalpot asli Thunder terlihat kecil. Makanya, diganti knalpot Honda Tiger Revo. Tampilannya jadi lebih kekar dan juga berpengaruh di mesin. Jadi, biar enggak banci lagi!” ujar Tony Salahudin, anggota Thunder Community (TC) 125.

Dilihat dari dimensi knalpot tunggangan yang berlambang sayap mengepak itu lebih besar ketimbang punya Thunder. Sehingga besutan yang pakai ban lebar atau standar akan terlihat lebih berisi. Selain mendukung tampilan belakang makin keren, tarikan awal terasa lebih enteng.
“Pasalnya, diameter pipa dan ruang di dalam silincer kepunyaan Tiger lebih luas dan itu akan membuat saluran gas buang lebih lancar alias plong,” ujar pria yang pakai knalpot Tiger Revo di besutannya.

Cara pasangnya? Karena diameternya pipa di leher knalpot berbeda, jadi yang dipakai hanya silincer-nya saja. Lalu, disatukan alias di las bersama leher knalpot asli Thundi. Untuk harga asli part Tiger model krom itu bisa ditebus sekitar Rp 580 ribu plus leher knalpot.

Biar bisa duduk manis, silincer-nya di bikin dudukan baru dari pelat setebal 2 mm yang di las pada bagian dalam silincer. “Karena dudukan asli Tiger beda dengan Suzuki,” tutupnya sambil bilang ongkos jasa pengelasan dan pasang sekitar Rp 170 ribu.

Nah, dari trend knalpot tersebut; akselerasi akan lebih cepat, meski kondisi mesin masih standar. Terus, tampilannya juga terlihat lebih kekar.

Ayo siapa mau?

0 komentar:

Poskan Komentar