Jumat, 12 Agustus 2011

Ini Solusi Agar Kawasaki Ninja Aman di Parkiran

MotoBike - Efek jelek dari tingginya peminat Kawasaki Ninja, baik seri 250 ataupun 150RR, ada nih tangan jail yang mau ikut berpartisipasi. Tentu, dalam bidang kejahatan. Enggak jarang lagi dengar Ninja hilang di parkiran, bahkan pernah ada yang merampas langsung ketika asyik-asyiknya riding. Seremmm kan...

Memang sih, susah kalau nasib yang berbicara. Bukan berarti menyerah begitu saja dong. Paling penting nih, mesti waspada alias bikin pencegahan dini. "Paling awal sih, modifikasi Ninja supaya terlihat beda dan punya karakter lebih kuat (gbr.1). Biasanya maling lebih mengincar tampilan motor standar," terang Agus Wicak, owner rumah modifikasi WitjaxModizigner di Jl. Hasyim Ashari No.9, Tangerang.
Kalau sampai apes kehilangan, tampilan Ninja yang lebih mentereng bakal bikin proses pencarian dan identifikasi lebih mudah toh.

Cara konvensional, bisa juga pasang gembok tambahan. Setelah parkir, bisa pasang gembok di celah sproket atau cakram rem (gbr.2). Mau sedikit lebih repot, bikin saja sakelar On/Off tambahan yang berfungsi sebagai pemutus arus listrik (gbr.3). Maksudnya sih biar enggak bisa di-starter kalau sampai ada yang ingin iseng colong Ninja kesayangan.

Nah, kalau mau pasang gembok, hati-hati jangan sampai kelupaan nih. Bayangkan saja kalau mau keluar parkiran tapi main langsung jalan. Pun begitu dengan penempatan sakelar On/Off, jangan sampai terlalu kelihatan. Paling penting, sakelar bisa untuk memutus arus ke CDI, kunci kontak, atau langsung memutus arus listrik dari aki.

Teknik paling canggih, tambahkan saja alarm (gbr.4). Alarm sekarang bisa untuk non aktif motor dari jarak maksimal 200 meter lo. Tenang, enggak bikin mesin mati mendadak kok. "Tapi mesin seperti kehabisan bensin, terus baru mati," ungkap Tjondro yang pernah tekun di bidang desain grafis ini.

Jadi, kalau ditengah jalan sial kena todong, relakan saja Ninja kesayangan pindah tangan. Selanjutnya tinggal pencet tombol alarm, terus biarkan tangan jail kebingungan deh. "Makanya biasakan kunci modul alarm tidak digabungkan dengan kunci kontak, supaya lebih aman," wanti Tjondro lagi.

Enaknya lagi nih, enggak hanya aman di tengah jalan. Saat parkir juga bikin hati enggak khawatir berlebih. "Soalnya, sistem alarm dilengkapi baterai eksternal yang terpisah dari sistem kelistrikan aki. Jadi, mau malingnya potong kabel listrik, alarm masih akan berfungsi normal," jelas pria berambut irit ini.

Enggak terlalu khawatir lagi kan, jangan lupa berdoa juga dong.

1 komentar:

Poskan Komentar