Jumat, 12 Agustus 2011

RAHASIA MEKANIK HANDAL

Ya inilah halaman dimana kita akan membuka rahasia menjadi mekanik handal yaitu :… Gemar bercanda :) Huakakaka :p pasti pada kecewa (huwww….) Ngapain sih terlalu serius, Jangan terlalu tegang, modifikasi mesin is FUN, ingat itu.
Dan ini adalah halaman dimana kita berbagi canda tawa dan keceriaan untuk melepas penat dan stress setelah setting mesin belum ketemu-ketemu juga n nyari info kemana-mana hingga akhirnya tersesat disini. Bisa dicetak trus ditempelin di kamar mandi, jadi tiap kita pusing/suntuk n mau kekamar kecil bisa tertawa lega. Setelah itu baru nge-Tune lagi. Kita juga berharap kalo kalian punya humor-humor lucu di share kemari lah :p
ini ada salah satu humor bagi kalian yang sudah punya pacar / istri, untuk membahagiakan mereka saya punya beberapa rahasia :
Untuk membuat wanita bahagia, seorang lelaki hanya harus bisa menjadi :
1. Teman
2. Pendamping
3. Kekasih
4. Kakak
5. Ayah
6. Tukang listrik
7. Tukang kayu
8. Tukang ledeng
9.  Mekanik
10. Seksolog
11. Ginekolog
12. Psikolog
13. Pembasmi hama
14. Psikiater
15. Penyembuh
16. Pendengar yg baik
17. Ayah yg baik
18. Sangat bersih
19. Simpatik
20. Atletik
21. Hangat
22. Penuh pengertian
23. Pintar
24. Lucu
25. kreatif
26. lembut
27. Kuat
28. Pengertian
29. Toleran
30. Ambisius
31. Berkemampuan
32. Berani
33. Berkemauan kuat
34. Tulus
35. Dapat diandalkan
36. Berambisi
37. Penuh kasih sayang
JANGAN LUPA UNTUK :
38. Memberikan pujian secara rutin
39. Mengantarkan shoping
40. Berkata jujur
41. Sangat kaya
42. Dermawan
43. Tidak membuat stres
44. Tidak melihat wanita lain
DAN PADA SAAT YG SAMA, LELAKI HARUS :
45. Memberikan banyak perhatian kepadanya, tp tanpa mengharapkan sedikit perhatian darinya
46. Memberikan banyak waktu untuknya, terutama waktu untuknya sendiri
47. Memberikan banyak ruang untuknya, tidak pernah menghawatirkan kemana ia pergi
SANGAT PENTING :
48. Jangan pernah lupa :
* hari ulang tahun
* hari jadi
* perjanjian yg ia buat
BAGAIMANA CARA MEMBUAT PRIA BAHAGIA??
1. Telanjang
2. Bawa makanan
—————————————————————————————————————————————–
SLIMMING TEA
‎​Seorang pemuda lugu yang akan menikah mendatangi kakeknya yang juga seorang tabib untuk berkonsultasi.
Pemuda: “Kek, sebentar lagi saya akan menikah, saya ingin Kakek memberikan nasehat-nasehat untuk menghadapi malam pertama nanti”
Kakek: “Menurut Kakek, kamu harus memberi pengalaman yang tidak dapat dilupakan oleh istrimu. Begini … untuk memuaskan istrimu, kamu harus memperbesar alat vitalmu agar istrimu menjerit-jerit nikmat… dan itu caranya mudah”
Pemuda: “Wah … gimana caranya Kek ? ” tanya si pemuda bersemangat.
Kakek: “Kamu harus merendam alat vitalmu dalam air teh setiap malam sampai sehari sebelum pertempuran”
Pemuda:”Wow … dengan syarat semudah itu saya pasti bisa membuat istri saya menggelepar-gelepar merasakan nikmatnya pukulan softball” seru si pemuda sambil membayangkan bagaimana jadinya istrinya jika terkena serangan alat vitalnya yang diharapkan menjadi sebesar pukulan softball.
Sang pemuda pun melakukan apa yang dinasihatkan oleh Kakeknya. Ia merendam alat vitalnya kedalam segelas air teh setiap malam. Ketika malam pertama setelah perkawinan sedang berlangsung, tiba-tiba terdengar jerit si istri pengantin baru.
Sang kakek membatin, “Wah … pasti cucuku sedang memamerkan senjatanya dan istrinya pasti menjerit karena kagum …”. Tetapi jeritan itu ternyata bukan jerit nikmat, tetapi jerit kesedihan.
Spontan sang Kakek mendobrak pintu kamar dan mendapati cucunya sedang terdiam lemas sedang istrinya menunjuk-nunjuk ke arah alat vital suaminya yang ternyata … walaupun panjang tetapi hanya sebesar pinsil.
Kakek: “Cu, alat vitalmu hanya sebesar pinsil. Kan Kakek sudah bilang, kamu harus merendamnya kedalam air teh setiap malam”
Pemuda: “Benar Kek, saya merendamnya setiap malam kedalam air teh”
Kakek: “Air teh apa ?”
Pemuda: “SLIMMING TEA – MUSTIKA RATU….”
=———————————————————————————————————————————————
Mertua Vs Menantu
>
> Alkisah ada seorang ibu dengan 3 menantu dari ketiga-tiga puterinya yang cantik-cantik, sang ibu mertua ingin tahu apakah ketiga-tiga menantunya itu sayang kepada mertuanya atau cuma putrinya saja.
>
> Dia lalu memutuskan untuk menguji mereka secara bergantian. Suatu hari dia mengajak menantu pertama naik perahu bermotor ke tengah laut. Di sana dia sengaja menjatuhkan dirinya dari perahu dan terlempar ke dalam air laut. Sang menantu tanpa berfikir panjang langsung terjun menyelamatkan ibu mertuanya.
>
> Besoknya ketika keluar rumah, sang menantu pertama melihat mobil Nissan Livina terparkir di depan rumah, dan sehelai kertas bertulis “Dari ibu mertuamu”.
>
> Giliran menantu kedua pula yang diajak ke tengah laut. Sekali lagi sang mertua pura-pura terjatuh dan terlempar keluar perahu. Menantu kedua ini melupakan pakaian dan dompetnya, langsung terjun demi menyelamatkan mertua tercinta.
>
> Besoknya di depan rumah menantu kedua melihat terparkir Toyota Alphard, disertai sehelai kertas tercatat tulisan, “Dari ibu mertuamu”
>
> Ketika giliran menantu ketiga diajak ke tengah laut, sang mertua kembali melakukan gerakan terjun bebas. Tapi, malangnya kali ini sang menantu bercekak pinggang memandang ibu mertuanya yang tercungap-cungap di dalam air.
>
> Seraya dia berkata, “Rasakan kau!”, sambil berputar membawa perahunya ke darat. Besok harinya ketika menantu ini keluar rumah, di depan rumahnya terparkir Mercedes Benz S-Class terbaru beserta kertas bertuliskan, “Dari ayah mertuamu”.
——————————————————————————————————————————————-
Budi membawa istrinya, Nita, ke dokter dan berkata:
> “Tolong kami Dok. Nita sudah lima bulan ini tidak mau melayani saya di atas ranjang”.
>
> Dokter berkata:
> “Tolong Bapak Budi tunggu di luar, biar istri Anda bisa bicara bebas dengan saya”.
>
> Setelah Budi keluar, Nita bercerita :
> “Sejak lima bulan ini, setiap pagi saya harus ke kantor naik taksi.., padahal saya tidak punya cukup uang Dok…. Lalu sopir taksi yang saya tumpangi bertanya, ‘Kamu akan bayar atau bagaimana…?’.  Jadi saya pilih aja bagaimana Dok….”.
>
> Lalu Nita melanjutkan :
> “Akibatnya saya masuk kantor jadi terlambat. Bos saya menegur, “Kamu mau diberi surat peringatan atau bagaimana…?”. Saya sih pilih bagaimana Dok….”
>
> Nita menarik nafas dalam dalam dan melanjutkan :
> “Pulang kantor…, saya naik taksi lagi, tapi nggak punya duit Dok…
> Sopir taksi berkata, ‘Kamu mau bayar atau bagaimana..?’. Ya saya pilih lagi bagaimana..”.
>
> Begitu setiap hari Dok…, jadi setibanya di rumah saya sudah capek dan tidak bernafsu lagi”.
>
> Setelah berfikir beberapa saat Dokter pun berkata :
> “Jadi… kita akan memberitahu suamimu sekarang atau bagaimana…?”.

0 komentar:

Poskan Komentar