Jumat, 12 Agustus 2011

Keluhan Minerva Megelli 250 Dan Solusinya

MotoBike - Minerva Megelli 250 generasi ke-2, tipe RE dan RV yang dibekali mesin baru, 4 klep SOHC, berpendingin cairan dan 6 speed cukup diterima pasar. Performa yang disuguhkan dari mesin baru ini, sangat mendukung tampilannya yang sporty. Namun ada beberapa keluhan oleh pemakainya. Apa saja dan bagaimana solisinya? Yuk simak bareng.

Sil Pompa Air Bocor


“Saya sudah menerima beberapa pemakai Megelli 250 yang mengalami sil pompa air bocor,” buka Komarudin, dari Tom’s (Tomang Motor Sport), di Jl. Tanjung Gedong Raya No. 9, Tomang, Jakbar.

Karena bocor, cairan pendingin dalam radiator lama-lama berkurang. Bahkan yang ada di reservoir bisa habis. Tentu mesti segera diperbaiki kalau enggan mesin overheat.

Ciri sil pompa bocor, terdeteksi dari keluarnya cairan radiator dari lubang kecil yang ada di bawah pompa. Untuk memperbaikinya bisa dengan mengganti sil, kodenya 12-24-6. Namun jika as pompa juga sudah aus, mekanik yang biasa dipanggil Komeng ini menyarankan pakai sil perseneling Honda Grand, yang diameter dalam lebih kecil, sehingga mendekap lebih kuat, kodenya 11-24-10.

Sayangnya, bongkar pompa radiator mesti turun mesin. Lantaran ada satu baut bak kopling yang tertutup sasis. Makanya ongkos kerja jadi mahal. Part berikut jasa oleh mekanik berbadan tegap ini dipatok Rp 300 ribu.

Tensioner Malfungsi


Sebagai komponen pendorong lidah tensioner agar keteng tetap tegang, tensioner begitu penting. Kalau tak mendorong optimal, keteng bisa kendur sehingga lompat. Timing kem pun tak sesuai, klep bisa tabrakan dengan piston.

Nah di Megelli 250 Gen-2 tensionernya ternyata lemah. “As dan stopper-nya mudah rompal, sehingga bisa balik arah,” lanjut Komeng yang ngebengkel sejak tahun 1986. Mengatasinya, Komeng menganibal as dan stopper pakai milik Suzuki Shogun 110. “Ambil as dan stopper-nya saja, lalu pindahkan ke tensioner Megelli,” lanjutnya.

Milik Shogun orisinal berkisar Rp 175 ribu, kalau seken Rp 75 ribu. Ongkos bongkar-pasang sekitar Rp 50 ribu.

Spi Gir Starter Rompal


Bagi pemilik Megelli Gen-2 yang sudah dioprek harap hati-hati, lantaran spi gir starter mudah rompal. Terutama yang sudah naik kompresi, “Distarter cuma muter, tapi mesin enggak hidup,” ungkap Richi Thedy, pemilik Megelli 250RE yang mengalami hal tersebut.

Terjadi lantaran untuk menggerakkan piston menuju TMA jadi lebih berat, “Sementara spi hanya setengah dari lebar gir, makanya rompal,” analisa Komeng. Oh iya, posisi gir starter bersebelahan dengan gigi primer.

Mengatasinya, spi dibikin lebih panjang. Tentu saja coakan spi di kruk as mesti diperpanjang. Sebagai gantinya, spi magnet Kawasaki Ninja 150R pun diandalkan. Lantaran mesin mesti belah total, ongkos part berikut jasa mencapai Rp 500 ribu.

Rem Belakang Kurang Pakem


Ada beberapa konsumen yang mengeluhkan rem belakang kurang pakem. Setelah dianalisa, penyebabnya ternyata sepele. “As penonjok master rem kurang lurus,” papar mekanik penunggang Yamaha RX-King ini. Mengatasinya tinggal tarik pakai tangan, agar as master rem posisinya benar-benar lurus.!

0 komentar:

Poskan Komentar